Apa, sih, yang seharusnya ada di seorang pria yang menuju 40? Lebih mapan? Stabil? Dewasa? Entahlah.....aku merasa masih sama seperti aku 10 tahun yang lalu....
Jumat, 20 Januari 2012
Jakarta, 10 Jan 2012, 09:45.
Duduk dipojok sebuah resto fast food di Senayan, memandang gedung Senayan City dipagi yang mendung mengingatkanku kepada suasana beberapa tahun yang lalu saat aku sedang mengambil master. Sepi. Terasing.
Lamunanku terputus saat kenalanku datang. Kita akan mengadakan meeting mengenai produk interior dan ternyata beliau dalam usia yang relatif muda sudah memegang posisi yang tinggi.
Jika tidak berniat mengurus perusahaan interiorku dan membangun aset aku tidak akan mau melakukan meeting di pagi ini dan di tempat asing ini.
Semalam baru aku menyadari tidak ada harganya seorang diriku dimatanya. Seharusnya aku atur untuk membicarakan dengan beliau tapi aku berubah pikiran. Aku tetapkan untuk menambah satu orang ke dalam list ku. Daftar orang yang didepan mereka aku bersandiwara. Aku tersenyum saat menulis ini. Yup, kurasa itu yang terbaik saat ini. Berlaku seakan tidak terjadi apa-apa. Lagipula beliau tidak berharga buatku untuk aku menjadi fed up.
Bye
Jakarta, Sabtu, 7 Jan 2012.
Saat aku sedang menunggu temanku di kantin YTKI Sabtu siang, iseng-iseng aku melihat BB ku dan aku melihat updated propic salah satu temanku saat di Labs. Statusnya : emergency room. Dlm propic beliau terlihat foto beliau yg sedang menggendong anaknya dng latar belakang tulisan emergency di pintu.
Sang anak tampak tenang tertidur tp perhatianku lebih ke arah wajah ayahnya. Wajah khawatir. Jika aku ingat seperti apa wajah beliau saat sma dulu kira2 21 thn yg lalu sangat berbeda. Tidak bs kubayangkan akan timbul pada wajahnya wajah seorang ayah yg sangat khawatir dng anaknya.
Wajah beliau mengingatkanku jg dng wajah temen sma ku juga saat aku melihat beliau saat aku sedang mengurus surat kesehatan di salah satu klinik di Kuningan. Wajah seorang ayah. Tidak ada lagi wajah anak remaja yg konyol dan nakal. Diganti wajah yg 'tenang', wajah seorang ayah.
Semoga cepet sembuh anakmu, Bro. Ini doa dr seorang ayah ke ayah yg lain.
Langganan:
Postingan (Atom)