Jumat, 20 Januari 2012

Jakarta, 10 Jan 2012, 09:45. Duduk dipojok sebuah resto fast food di Senayan, memandang gedung Senayan City dipagi yang mendung mengingatkanku kepada suasana beberapa tahun yang lalu saat aku sedang mengambil master. Sepi. Terasing. Lamunanku terputus saat kenalanku datang. Kita akan mengadakan meeting mengenai produk interior dan ternyata beliau dalam usia yang relatif muda sudah memegang posisi yang tinggi. Jika tidak berniat mengurus perusahaan interiorku dan membangun aset aku tidak akan mau melakukan meeting di pagi ini dan di tempat asing ini. Semalam baru aku menyadari tidak ada harganya seorang diriku dimatanya. Seharusnya aku atur untuk membicarakan dengan beliau tapi aku berubah pikiran. Aku tetapkan untuk menambah satu orang ke dalam list ku. Daftar orang yang didepan mereka aku bersandiwara. Aku tersenyum saat menulis ini. Yup, kurasa itu yang terbaik saat ini. Berlaku seakan tidak terjadi apa-apa. Lagipula beliau tidak berharga buatku untuk aku menjadi fed up. Bye

Tidak ada komentar:

Posting Komentar